Keong Sawah Menu Buka Puasa Khas Banyumas

Keong Sawah Menu Buka Puasa Khas Banyumas

Jika  kebanyakan orang berburu kolak ataupun es buah jelang waktu buka puasa, tidak yang dilakukan warga Banyumas. Satu jenis makanan yang dijajakan jelang waktu buka puasa, yaitu keong sawah.
Masakan Keong Sawah merupakan salah satu sajian yang banyak diburu oleh masyarakat Banyumas. Selain keunikannya, banyak orang yang mengatakan bahwa masakan keong sawah memiliki cita rasa istimewa dan cocok untuk sajian berbuka puasa.
Bahkan, tak jarang para pedagang makanan berbuka menyandingkan masakan keong sawah dengan kolak dan es buah. Kemasannya pun terkadang tak beda jauh dengan kolak, yaitu dibungkus plastik berukuran kecil.
Salah satu penjual masakan keong sawah di Banyumas yang banyak dikenal orang adalah Kamlani, warga Jalan Kauman Lama, Purwokerto. Tak tanggung-tanggung, sudah sekitar 25 tahun Kamlani berjualan keong sawah.
Di warungnya yang terbilang sederhana, Khamlani berjualan keong sawah dibantu anak dan istrinya. Ia pun sampai kewalahan melayani pembeli yang berburu masakan dengan rasa pedas, asin dan gurih tersebut.
"Masakan keong sawah sudah siap sekitar jam 4 sore, tapi jam 5 biasanya sudah habis," kata Kamlani, Minggu (29/7/2012). Cara Memasak Tutut Bumbu Kuning
Kamlani mengaku, ia bisa menghabiskan bahan baku keong sawah sebanyak 100 kilogram. Bahan baku tersebut ia pasok dari daerah Pekalongan.
"Kalau di daerah Banyumas sudah jarang, jadi agar jumlah tersebut terpenuhi harus memasok dari luar Banyumas," tambahnya.
Mengenai harga, satu porsi masakah keong sawah seberat 1 kilogram dihargai 26.000 rupiah. Harga tersebut lebih tinggi dari harga di bulan ramadan pada tahun lalu yaitu 24.000 rupiah.
"Tahun ini saya naikkan 2000 rupiah karena harga keong sawah mentah juga ikut naik, sebelum puasa harga keong sawah mentah 3000 rupiah per kilogram, sekarang menjadi 8000 rupiah, harga bumbu-bumbu juga naik," katanya.
Untuk membuat masakan keong sawah, keong mentah harus dicuci hingga bersihkemudian dilubangi bagian belakangnya. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran dan agar bumbu meresap ke dalam.
"Setelah itu keong direndam semalam, pagi harinya keong kembali dicuci berkali- kali hingga bersih dan baru dimasak," kata Kamlani.
Untuk memasaknya, tumis bumbu- bumbu yang sudah dihaluskan kemudian masukkan keong yang sudah dicuci bersih. Setelah bumbu meresap kemudian diberi air dan direbus hingga kurang lebih 3 sampai 4 jam.
Atas usaha masakan keong sawahnya itu, Kamlani mengaku dapat mencukupi kebutuhan keluarganya. Bahkan, penghasilan dari usahanya itu lebih banyak dari gaji pekerjaan utamanya.

0 Response to "Keong Sawah Menu Buka Puasa Khas Banyumas"

Poskan Komentar